Kau tau kawan?
Tetaplah bermimpi
Karena Allah niscaya kan memegang mimpi-mimpi kita
Karena bermimpi itu gratis
Kita bukan anak raja, anak presiden ataupun anak konglomerat.
Aku dan mungkin juga kamu, saat ini hanyalah rakyat biasa yang bermimpi untuk hidup tak sekedar hidup..
Karena babi di hutanpun mampu hidup tanpa perlu sekolah
(kalimat buya hamka banget)
Lagian, orang seperti kita tidak punya apa apa selain mimpi dan semangat (kalimat andrea hirata banget)
Tapi jangan kawan…. jangan kau kotori mimpi-mimpimu itu dengan perbuatan tercela.
Bermimpi kuliah dengan jalur PMDK (tanpa test) dengan mencontek saat sekolah agar juara.
ataupun menyogok guru untuk minta di upgrade nilai-nilainya supaya bisa masuk 15 besar (saran PMDK secara umum)
jangan nodai… jangan…
Mintalah agar jalan mimpimuselalu diberkahi dengan tidak mengotorinya dengan kecurangan kecurangan..
Karena seperti kata pepatah terdahulu, siapa yang menabur benih, dia akan menuai hasil…
Tak terbayang pula bila pada akhirnya proses akademik engkau lanjutkan. Demi meraih IPK tinggi, bukan belajar yang kau lakukan. Tapi mencontek.. tak malukah pada diri? Belajar bukan karena kebutuhan tapi karena ingin nilai yang tak bisa dibawa mati?
Jangankan dibawa mati, dibawa kedunia kerjapun tak berguna..
yang dibawa mati adalah Ilmu.. ilmu yang ada dikepalamu dan disebarkan ke orang lain…
Jangan demi mendapat beasiswa ketika kuliah, mengaku miskin. Mengaku tidak mampu, padahal HP merek I-phone edisi terbaru. Tak malukah pada yang benar – benar membutuhkan.
Bermimpilah setinggi mungkin, tapi tempuhlah jalan yang berkah.
Sesuatu yang diawali dengan baik, niscaya akan berakhir baik. Usahakan bersih jalannya, agar berkahnya menembus surga (salim a fillah banget)
Hiduplah untuk dirimu, kasihanilah dirimu, karena kebohongan yang diperbuat dan kejahilan yang dilakukan, nantinya akan kembali ke dirimu sendiri.
Bak kata pepatah, “menepuk air didulang, memercik muka sendiri”
Jangan kawan….
jangan…
jangan hanya karena ingin keluar negeri lalu engkau menempuh segala cara,, memalsukan dokumen, memalsukan identitas, agar mimpimu terkabul.
Tak ada yang lebih indah selain hidup dalam keberkahan…
untuk engkau para pejuang mimpi,
Bermimpilah dengan elegan
tak putus doaku untuk kalian.
Tak putus salutku untuk kalian.
Selamat berjuang para pejuang hidup,
karena Jalan masih panjang.
Duhai engkau penantang hidup, bolehlah singgah kemari.
Kopi akan kusuguhkan, bila cocok. mungkin saja kita bisa berjuang bersama.
-catatan perjalanan, Ito-Maidashi-
Leave a comment