well, badan rasanya sedang tak enak saat ini..
(*apakah ini suatu hal yang penting untuk di umbarkan? rasanya tidak..hehehe)
perkuliahan semester 7 telah dimulai
predikat mahasiswa tahun akhir telah di sandang..
namun pertanyannya adalah apa benar aku akan menjadi mahasiswa tahun akhir??
(*mulai batuk-batuk tanda sudah tua)
ada berita gembira kemarin, 5 orang temanku mendapatkan tawaran beasiswa dan mengikuti program fasttrack s2 di kampusku. well, in my heart aku berteriak “you are really in the end year girl! but ur friend will be a magister student coy!”
salut ama mereka tapi di sisi lain tentu aja aku iri. pengen juga sih dapat tawaran fast track kayak mereka.. tapi kalau dipikir- pikir amat,,, aku kan bercita cita menyambung kuliah ke luar negeri bukan di dalam negeri..
(ini pernyataan iri atau nyombong yak? hahahahaha)
2016 Insyaallah jika nyawa ini masih ada, aku telah mentargetkan diriku untuk meraih cita-cita ku kuliah di eropa..
Mimipi? ya aku memang terlahir dari mimpi dan hidup dengan mimpi..
ada percakapan indah di ramadhan minggu ini..
percakapan tentang cita cita.. antara aku… dan teman teman selingkaranku..
kami memberi judul percakapan itu
“CITA-CITA TANPA KOMA”
hal ini terinspirasi dari cerita guruku yang berkata bahwa sepupunya mempunyai mimpi untuk pergi ke mesir.
“AKU MAU SEKOLAH DI MESIR TITIK, AKU AKAN MATI MATIAN CARI CARA SUPAYA AKU MENDAPATKAN BANTUAN BERANGKAT MENUJU MESIR DAN URUSAN DENGAN APA AKU HIDUP DI SANA.. BIAR ALLAH YANG MENGATUR” begitulah kata sepupunya
suatu tenses yang tegas dan jelas serta yakin..
padahal pada saat itu hapalan Al-quran sang sepupu guruku hanya 2 juz
sedangkan saingannya yang lain adalah 5 juz..
namun dia tetap nekad dan percaya bahwa dia akan sampai ke mesir
dan wow.. apa yang dia impikan itu tercapai.. kini dia sekolah di mesir dengan mendapatkan beasiswa dan Insyaallah dengan rezeki yang melimpah
cita cita tanpa koma yang terwujud
dan itulah hakikat khusnudzan pada ALLAH..
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: Allah Ta’ala berfirman,
أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً
“Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepada-Nya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
oleh karena itu.. meskipun saat ini aku kalah dari temanku.. tapi aku yakin suatu saat aku bisa mendapatkan cita citaku…
eh ntar dilanjutin .. tobe continued
Leave a comment