Manusia dikenal sebagai makhuk serakah,
Tak akan ada kata cukup dalam kehidupan manusia ketika hidup.
Sebenarnya salah siapa?
Salah manusia kah?
Di saat seorang manusia dalam titik terbawah hidupnya.
Lenyap adalah inginnya.
Dia minta berkali-kali, tidak terkabulkan.
Lalu salah siapakah?
Namun sebaliknya,
Ketika manusia benar-benar ingin hidup,
Sakit lah ia jadinya.
Nafasnya terputus-putus.
Inginnya hanya hidup, lalu dimatikan lah ia.
Lalu bila semua keinginan yang diinginkan hanya menjadi paradoks, apakah lebih baik diam saja?
Dihempas gelombang, ikuti nasib.
Apa yang kau inginkan, akankah kau dapatkan?
Leave a comment